Posts

Showing posts with the label scratch

Gaptek Pun Menjadi Perisai

Kasian si gaptek itu Nasibnya jelek banget jadi perisai orang-orang pemalas T: Kok kamu ga tau kalau harus pakai seragam J: Emang harus pakai ya? T: Lah kan saya sudah kirim email J: Oh, maaf saya gaptek ga pernah buka email. T: Loh bukannya kamu pakai smart phone? J: Iya tapi saya gaptek T: Itu kan mahal J: Iya keren lagi T: Eh, jadi smart phone-nya dipake buat apa dong? J: Telpon dan sms ajaaaa Yang baca: ....................nangis bombay!!!!!! T: Kok kamu ga dateng kemarin? J: Ha? Emang ada apa sih? T: Kan ada undangan J: Yaaaa sayang, ga ngabarin sih T: Loh kan kemarin sudah dibahas di grup whatsapp J: Jarang buka grup euy T: Loh kok? J: Lagian saya gaptek T: Terus buat apa ikutan grup dong? J: Saya juga bingung kenapa saya ikutan grup Yang baca: .......................speechless..................... Gaptek oh gaptek, kenapa dirimu selalu menjadi alasan orang-orang pemalas nan sok pinter atau sok gaya itu. Gaptek? Ya belajar dooooooong!

Berbagi tidak sama dengan pamer

Berbagi tidak sama dengan pamer. Pastikah? Ya untuk sebagian besar orang. Tapi manusia begitu unik sehingga persepsi yang dipancarkan otak maupun rasa yang menusuk di hati tidaklah selalu sama. Untuk sebagian orang berbagi menjadi terkesan sebagai upaya untuk pamer. Jadi yang mana yang benar? Gitu aja kok repot, kata almarhum Gus Dur. Yeaaah kadang manusia memang seneng repot, seneng neko-neko. Hal yang mudah menjadi rumit. Hal yang sederhana menjadi begitu bombastis. Mengikuti isi kepala saya yang semoga masih waras ini inti dari berbagi dan pamer adalah sama, yaitu sama-sama menunjukkan kepada orang lain. Yang satu menunjukkan untuk kebaikan. Yang satu lagi menunjukkan untuk jumawa. Yang mana yang ada di hati kita saat posting info dan foto anak2 hosing kita di sini? Kalau hati kita bersih jawabannya adalah untuk kebaikan. Kebaikan supaya koordinator hosting ga kesulitan melacak progress anak2. Kebaikan supaya ketua harian chapter bisa l...

It's all because of them!

It's not because of us. It's all because of them. Yeaaaah we guide them. Yes, we coach them. Yup we gave them the capital. But it won't be nothing without them. Without their great talent. Without their willingness. Without their strong effort. Our eldest daughter, Avanti Sukmalanu was able to pass the very tight competition to go to Italy in AFS Program for 1 year. Because she had so great portfolio as an artist. It wasn't because we are psychologist who knew the tricks of the selection. Nope! Avanti is able to study in UK, now. Because she got 2 years full scholarship for college before went to UK. It's not because we are rich so we can send her to UK. Nope! Our youngest son, Bima Anggara was able to be the first rank of candidate who will be send to Europe in AFS Program. Because he had so wonderful portfolio as a performer and public speaker. It wasn't because of his sister is a returnee or because of us. Nope...

ASA

Kalau boleh saat itu aku menjerit kesakitan Kalau bisa waktu itu aku meraung penuh kepedihan Kalau saja hari itu aku boleh membunuhnya Ah, kalau saja mahluk penuh ketegaran itu tak ada Mungkin semua itu terjadi Mahluk penuh ketegaran itu menatapku Mahluk penuh rasa kesakitan itu membelaiku Mahluk penuh penderitaan itu menciumku Ah, kalau saja saat itu aku tak menggubrisnya Mungkin semua ini tidak akan terjadi Asaku telah putus Asanya tak pernah putus Asaku pun meliriknya Ah, kalau saja asaku sekuat dirinya Asaku pun menunduk malu Asanya pun tersenyum melihatnya Asaku pun menggeliat untuk bangun Ah, kalau saja asanya tak ada, entah apa jadinya Dengan tatapannya asanya menarikku bagai magnet Dengan belaiannya asanya membangkitkan kudukku Dengan desahannya asanya  membangkitkan geloraku Dengan cintanya asanya mengguncangku untuk bangkit Asaku pun berdiri! Asaku pun menggelora! Asaku pun menyerang! Asaku pun membunuh! Membunuh...

The deepnest of hosting experience

Just one year ago, we hosted a boy from Modena Italy. His name is Federico Montanary, my son's host brother. Just call him Fede. An active, energetic and nosy boy, but he is also a sweet boy. For 3 weeks my son got a partner in crime.....Gosh! Dunno why this morning I remember about Fede, may be because we are preparing the next host family member. To remember Fede, here I post his very sweet letter that he gave to me before he flied back to Italy. He said: please don't open it until I fly.............. I WANT TO TELL "THANKS" TO YOU ALL OF YOU TRY TO BUILD THIS HOLIDAY MY HOLIDAY; BECAUSE YOU DID ALL THE THING WITH THE BETTER THING THING ONLY FOR ME.... I WANT ALSO TELL "THANK YOU" FOR YOUR HOSPITALITY FOR ME STAY WITH YOU FOR 3 WEEKS. IT WAS SO GOOD. IN FACT NOW I KNOW A NEW CULTURE AND NOW I KNOW ALSO THAT SO FAR FROM ITALY THERE IS A GREAT FAMILY LIKE YOURS.... AND NOW WHEN I BEGIN TO KNOW A LITTLE BIT YOU.... I HAVE TO RETURN BACK TO ITA...

Perjalanan jiwa bersama KPBA di Bangsal Anak RSCM

Hari itu 15 Januari 2011 adalah hari yang Saya tunggu sejak lama. Lama tidak berkecimpung di dunia sosial membuat Saya seperti anak kecil yang tidak tahu apa-apa saat menginjakkan kaki di RSCM bangsal anak. Untungnya semua teman-teman di KPBA (Kelompok Pecinta Bacaan Anak) adalah teman-teman yang sangat kooperatif dan memaklumi keluguan Saya. Sudah sangat lama jiwa Saya ini tidak diajak berkelana melihat sisi lain kehidupan. Rasanya 20 tahun lalu adalah waktu terakhir jiwa Saya berkelana menyelami kehidupan lain di tempat-tempat yang jauh dari kenyataan hidup Saya seperti daerah kumuh tempat gelandangan, Rumah Sakit Jiwa sampai dengan daerah pelacuran, yang merupakan bagian dari proses belajar Saya sebagai mahasiswa Psikologi. Suatu pengalaman jiwa dan batin yang tidak pernah Saya alami lagi begitu Saya menjejakkan kaki di dunia profesional di Jakarta. Maka dari itu, begitu kaki Saya melangkah memasuki bangsa anak di RSCM, batin Saya mulai bergelora, memunculkan kembali sensasi-sen...

Cosa sai su Italia?

What do you know about italia? May be your answer is the same with me. Rossi, Ferrari, Lamborghini, Football, Milan, Venezia, Sicillia, Vatican, fashion, pizza, pasta, Toer of Pisa, etc. Now I’m trying to collect more information about Italia because my daughter will go there for 11 months for exchange student program. Upsss... so many things to do because we never been there. Thanks God we’re live in this googling day where we can just click to search about anything we need and connecting to the people around the world. One of the difficult thing is to learn Italian language. But it’s ok, we’re excited to learn it. New culture, new language, new knowledge...what a wonderful life. Here are some links to translate Italian language: http://k-mus.com/indonesian-italian-dictionary.html http://k-mus.com/italian-indonesian-dictionary.html http://translate.reference.com/ Here a link to Italian Institute of Culture in Indonesia: http://www.iicjakarta.esteri.it/IIC_Jakarta/ I encouraged myself ...

Tuhan Menitipkannya Padaku

Mataku mulai membasah membayangkan mahluk satu ini. Sesosok gadis dengan garis wajah yang tak jauh bedaku denganku. Yang membuatnya selalu cemberut mendengar komentar kemiripan kami. Don't worry, you are more beatiful than me sweety. You more talented than me. God bless you more than me. Enam belas tahun lalu Tuhan menyapaku dan menitipkannya padaku. Sebuah benih yang kemudian berkembang menjadi sesosok gadis kecil pemalu dan sekarang menjelma menjadi gadis belia yang begitu mengagumkan. Ah, air mataku pun menetes. Betapa sayangnya Tuhan padaku. Betapa percayanya Tuhan padaku untuk membesarkannya. Aku hanyalah perantara yang ditugaskan melahirkan dan memberikan rangsangan padanya. Apa yang dia dapat saat ini adalah karena kemampuannya, karena berkah Tuhan padanya. Terima kasih Tuhan. God bless you, sweety. Soon you will face the world. Show your passion, show your idealism to the world. Luv you.

Sweet & 'Wild" Reunion (2)

Seperti yang kutulis di posting sebelum ini, Arthur Schopenhauer bilang bahwa " Every parting gives a foretaste of death, every reunion a hint of the resurrection " . Buatku kalimat terakhirnya lah yang paling berkesan, bahwa setiap reuni merupakan pertanda kebangkitan. Kebangkitan akan kenangan yang mau tidak mau menggelitik kebangkitan gairah. Kebangkitan akan gejolak jiwa bahwa kita pernah muda . Khususnya untuk perempuan-perempuan seperti aku dan teman-teman, para perempuan yang memasuki usia paruh baya yang konon katanya malu dibilang sudah tua tapi juga tanggung dibilang sudah tua. Ha..ha..ha.. peace girls, jangan ngambek temans .... . Tapi......udahlah akui aja, kita memang udah 40-an. Toh makin tua makin ganyeng ...:) Perempuan. Cuma itu yang ada di sekolah kami dulu. Sebuah SMA yang sampai dengan saat itu masih mengkhususkan diri untuk mendidik para perempuan, para gadis-gadis yang tidak pernah bisa berhenti bicara seperti kami, sesuai kodrat perempuan yang lebih...

Sweet & "Wild" Reunion

Image
Actually I really really want to write about this, but again I have no time to explore my thinking and my feeling. So many great things about it and (shit-sorry-) I don't have enough time. I'll write about it after I finish my work at this long weekend...hiks. But it's nice to upload these pictures first before I write so many things about it. Here there are: Only 22 people join the reunion, but it seems 100 people were there. Don't forget that we were "girls high school student", there were no men in our school except teachers. It so wild.....xd. One other thing that made me touched was our sister principal (Sister Stella Maris) attendence, and also Mrs. Holtz (one of our favorite & beatiful teacher). I am very touched to meet them. Luv you all, Sister & Mom! Every parting gives a foretaste of death, every reunion a hint of the resurrection ( Arthur Schopenhauer )

Kemenangan adalah karena proses

Menang atau kalah adalah pelajaran hidup. Menang atau kalah adalah buah dari suatu proses. Menang atau kalah bukanlah rejeki yang tiba-tiba dihadiahkan Tuhan pada seseorang. Karena itu kemenangan atau kekalahan selayaknya diperjuangkan. Diperjuangkan bukanlah berarti harus didapatkan. Diperjuangkan adalah berarti ada upaya mendapatkannya. Upaya itulah yang bernama proses. Proses adalah lebih penting dari kemenangan dan kekalahan itu sendiri. Karena proses adalah kunci. Kunci yang menentukan hasil yang akan dipetik. Hasil berupa kemenangan atau kekalahan. Untuk itu sebaiknya kita memusatkan diri pada proses. Bila proses sudah berjalan baik, Insya Allah hasil yang terbaiklah yang akan didapatkan. Selamat berproses!

Tulisan Sahabat

Dua puluh empat tahu lalu tulisan ini ditorehkan oleh seorang sahabat. Seorang sahabat yang sampai dengan detik ini masih mampu menjaga persahabatannya tidak hanya denganku, tetapi juga dengan anak-anakku dan suamiku, walaupun kami terpisahkan oleh benua. Nilai persahabatan yang tak ternoda itu membuatku bersyukur bahwa masih ada manusia yang mau bersahabat tulus denganku, setelah segelintir penusukan yang dilakukan orang-orang yang mengaku sahabat dalam hidupku. Ini adalah salah satu tulisannya yang paling favorit untukku: “Bumi telah selesai berputar. Tak kan jumpa lagi dia dengan mentari atau rembulan. Segala yang disebut hangat, semua yang disebut indah, tak kan tersua lagi. Semuanya pekat. Lukisan hidupnya tak perlu menunggu fajar untuk goresan terakhir. Tak guna pula menyalakan lilin atau pelita. Semuanya siap dalam gelap. Sebab semuanya pekat. Hitam. Tanpa garis, tanpa lengkung, tanpa bunga, tanpa awan” (Semarang 1985-1986) Semua tulisannya terekam rapi dalam sebuah buku kecil y...

Gila kale!

Suara itu membuat bulu kudukku berdiri. Suara yang menggelitik nuraniku bertahun-tahun silam. Suara yang membuatku tercenung melamun, mendesah. Ups, nangis deh. Aku rindu suara itu untuk terus datang. Untuk terus meniup telingaku. Menembus jantungku. Membuatku jatuh cinta lagi. Jangan pergi. Please. Aku butuh kemerduan suara itu. Aku sangat butuh. Ah, aku nangis lagi. Jangan ganti suara itu dengan... ....gelegar suara yang memekakkan telingaku Yang menusuk dalam-dalam jiwaku Jangaaaan. Aku rindu. Aku takut. Aku menangis. Aku tersenyum. Gila kale!

UNTUMU

Anda orang Jawa? Kalo orang Jawa pasti tau arti "untumu". Yup, "untumu" artinya adalah "gigimu". Kata "untu" dalam bahasa Jawa berarti "gigi", sedangkan kata "mu" sama artinya dalam bahasa Indonesia yaitu kependekan dari "kamu". Sudah pernah ke Semarang? Apa yang dikenal dari Semarang? Ada lumpia Semarang, ada Lawang Sewu yang penuh hantu dan ada Tugu Muda sebagai salah satu icon Semarang. Kita jalan-jalan ke sana yuk! Suatu sore dibawah meredupnya matahari yang biasanya menyengat di kota Semarang, di sekitar bundaran Tugu Muda, seorang anak mahasiswa dengan asyiknya melenggang menerobos lampu merah. Pritttttt!!!!!! Suara peluit pak polisi pun menggema menerobos telingan sang mahasiswa. "Waduh, sial aku!", begitu desah si mahasiswa. Roda pun berderit menggesek aspal mengikuti tarikan rem sang motor. Plak! Tangan polisi pun dengan indahnya mendarat di kepala sang mahasiswa yang masih terbungkus helm. Polisi ...

SUMPAH MATI, I HATE SMOKERS

Image
Kebal kebul Gombal gambul Amburadul Kepalamu gundul Shit! F you! Kick ur butt! I hate you! Asap mengepul Akal menumpul Setan merangkul Amarah mengumpul Asu! Jancuk! Monyet lu! Gampaaaaar! Sampai titik darah penghabisan kutahbiskan amarahku padamu rokok dan sang pengisap! (16 Desember 2009, 19.42, Park Lane Hotel)

So, do you love ur job?

Again. Sleeping at the office. Working late again. Until subuh. Again? Do you love ur job so much? Nope! But you sleep at the office! Yup! So, do you like ur job? Nope! But you sleep at the office! Yes! It doesn't mean you like ur job? Argggghhhhh!!! Shut up! I love my job! So what?! But I don't like to sleep at the office! I miss my bed! I like to work until morning! But I don't like they played Rhoma Irama at nights! Sucks! (Pancoran, 16 Desember 2009, 05.05)

My Living Dictionary

Wajah demi wajah berlalu Cerita demi cerita mendengung di telingaku Tawa demi tawa menderai di hadapanku Tangis demi tangis terisak di tatapanku Excited Haru Boring Ndomblong Hari ke hari Minggu ke minggu Bulan ke bulan Tahun ke tahun Wajah demi wajah berlalu Tatapan demi tatapan menusukku Decak demi decak mengagumkanku Desah demi desah memilukanku Interested Gile bener Exhausted Cape deh They are my living dictionary They will come every time They are my living dictionary They will teach me every time (16 Desember 2009, 18.15, Park Lane Hotel)

MIMPIKAH?

Mengapa jalan itu harus bercabang Ego mimpikan jalan tak mendua Kutersentak mengingat mimpiku Mimpi akan cumbumu yang hilang Mimpi akan birahimu yang lenyap Mimpi? Yah, memang semua itu mimpi bagiku Kumerintih mengingat mimpimu Mimpi akan belaianku yang fana Mimpi akan birahiku yang pergi Mimpi? Yah, memang semua itu mimpi bagimu Jalan bercabang Ku berbelok tak menentu Kau berbelok merimba Tajam berbatu mendarah-darah Tusukan duri yang memerih Jurang terrtawa menganga di depan dua jalan itu Mengapa kita terbius? Mengapa kita terlena? Mimpikah itu? Mampukah kita membelokkan jalan itu kembali? Peluh terbayang mengucur Emosi terbayang terkuras Waktu terbayang tak ada habisnya Ah, tapi kuingin jalan itu kembali menyatu Mimpikah aku, sayang? (8 Juli 2007)

MENATAP KE BELAKANG

Jangan! Kataku, jangan! Tapi magnet itu begitu kuat Aku pun terpana Menatap ke belakang Gelap Perih Pilu Marah Masa yang kelam Makanya, jangan! Aku merintih Menatap ke belakang Begitu banyak waktu terbuang Begitu banyak cinta hilang Begitu banyak birahi membara Begitu banyak setan bergentayangan Jangan! Itu teriakku Tapi semua membisu Tak ada yang mendengarku Aku berlari Terjatuh Jurang begitu dalam Gelaaaaapppp Mengapa? Perih Perih Perih Limbung Tak tentu arah Kemana aku akan pergi? Bisakah? (8 Juli 2007)

JADI PENGANTIN YA?

Srintil pun menjadi pengantin. Eh, kamu jadi pengantin ya? Iya. Selamat jadi babu ya! Ha? Eh, kamu jadi pengantin ya? Iya. Selamat jadi detektif ya! Ha? Eh, kamu jadi pengantin ya? Iya. Selamat jadi pelacur ya! Ha? Eh, kamu jadi pengantin ya? Iya. Selamat dipenjara ya! Ha? Eh, kamu jadi pengantin ya? Iya. Selamat jadi paranoid ya! Ha? Eh, kamu jadi pengantin ya? Iya. Selamat jadi hmmmm.... jadi apa ya? Ha? (16 November 2009, 20.02)