Posts

Showing posts from November, 2009

Semoga Betul Itu Limbah Kayu

Image
Sering bingung cari suvenir? Kami juga tuh. Banyak sih yang nawarin suvenir, keren, bagus, cakep. Tapi mahalnya bo. Selain itu suvenir yang ada di Jakarta umumnya pasaran, maksudnya banyak yang punya gitu. Buat kami yang berkecimpung di dunia yang khas (note: khas buat kami, nggak tau buat orang lain) rasanya akan lebih tepat kalo suvenirnya ngegambarin sesuatu yang related ke dunia kami. Dunia gaib? Bukan! Belum lagi kami suka yang unik, rasanya nggak mungkin kami mau cari suvenir yang pasaran gitu. Akhirnya hunting-lah kami, blasak blusuk nggak karuan nyari yang unik. Banyak pilihan untuk mengambil tema kreativitas, teamwork, achievement dllllllllll. Tahun lalu (2008) akhirnya setelah hunting kesana kemari, ndomblong nyari ide, akhirnya mata kami nyangkut di sebuah showroom antik & furniture di Yogya punya pak Is namanya "Kresna" Ji Jl. Imogiri Barat (note: Jalan ini memang salah satu pusatnya antik di Ngayogyakarto). Kami sebelumnya sudah beberapa kali dapet furniture ...

Ke "Rumah Nenek" Yuk!

Image
Kami memang punya nenek di Bandung, tapi beliau sudah kembali ke rumah Allah beberapa bulan lalu. Bukan itu yang mau kami share di sini. "Rumah Nenek" yang kami maksud adalah salah satu tempat makan favorit kami di Bandung. Lokasi resto ini di jalan Jl. Taman Cibeunying Selatan No. 47 Bandung deket dengan kompleks tenda Cilaki, belakang Gedung Sate. Dari http://rancupid.blogspot.com/2009 dan http://bandung.detik.com/read/2008 kami ambil tampak depan resto ini: Masih dari sumber yang sama ada cerita begini: resto kafe ini dibangun sekitar tahun 1920-an sebagai rumah dinas Bupati Banjarnegara RAA Poerbonegoro Soemitro Kolopaking. Tidak heran, bentuk bangunan serta interior meninggalkan kesan antik. Mengingat tempat tersebut merupakan rumah kediaman sebuah keluarga, nuansa kehangatan keluarga terasa begitu kental. Bentuk rumah tersebut tidak pernah diubah dari bentuk awalnya. Kehangatan inilah yang menemani pengunjungnya selama bersantap di Roemah Nenek. Santapan yang ditawark...

Gadjah Wong Resto, Yogya

Image
Jujur, maunya nggak nulis tentang resto ini, karena kelasnya terbatas. Ho..ho..because it's expensive. But the foods are so delicious, so I can't hold myself to write about this resto. Memang gadjah benar, maksudnya gadjah budgetnya, tapi setimpal dengan kemanjaan yang didapat lidah dan perut kita. Kami adalah food lovers, nggak peduli dimana pun tempatnya. Gudeg Tugu hayu, Resto Gadjah Wong hayuuuuu juga. Interior dan landscape resto ini cantik dan cozy. Memanfaatkan tanah dan kontur di samping sungai Gadjah Wong, resto ini mampu disulap desainernya dengan cantik. Sentuhan Jawa sangat terasa, tapi di beberapa sudut sentuhan Barat bercampur dengn cukup harmonis (Sok desainer banget deh tulisan ini....). Yang jelas desainnya cukup memanjakan para bule yang banyak makan ke resto ini, tapi juga cukup nyaman untuk 'tamu lokal' baik dari Yogya maupun Jakarta (berhubung kebanyakan plat nomor mobilnya B, jadi tamu Jakarta perlu digarisbawahin nih). foto diambil dari ht...

Otak-atik batik

Cinta banget sama batik, tapi bosen liat modelnya yang itu2 juga. Kepalaku mulai iseng nyari2 model. Ah, dasarnya pengen escape dari rutinitas kerjaan nih. Kayaknya memang seharusnya dulu aku ambil ISI deh, bukan UGM.....hiks, nasi udah jadi bubur. Tapi kata my giant boy, buburnya bisa dikasih ayam, cakwe, sambel, jadi enak kan. Wah betul tuh! Anaknya yang ndut tapi cakep itu memang cerdik. sorry sisanya under construction

Alat bajak sawah yang inspiratif

Image
Orang Jawa nyebutnya luku. Orang Sunda bilang apa ya? Ini kebiasaan jelekku, selalu nerjemahin kata kedua bahasa itu. Ya begini ini kalau bingung punya 2 pilihan: lebih suka jadi orang Jawa atau Sunda? Ah, bodo amat, yang penting Indonesia lah! Barang yang mau dibahas ini aslinya adalah bagian dari alat bajak sawah tradisional petani kita, seperti yang kami ambil dari http://pojokbangbens.blogspot.com: Masih susah ngebayanginnya? Di bawah ini kami tampilkan potongan gambaran luku yang kami ambil dari http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/ 2/2d/Bajak_Sawah.jpg Di tangan orang-orang kreatif (lagi lagi) di Yogya, kita akan banyak menemukan luku yang sudah dikreasi menjadi barang2 multi guna. Ada yang jadi tiang lampu, ada yang cuma jadi hiasan, dll. Di Kasongan kita bisa menemukan beberapa toko yang memajang barang2 ini. Salah satu kreasi bisa kita lihat di http://wb4.itrademarket.com/.../965616_bajaksawah.jpg sbb: Kami termasuk salah satu orang yang jatuh cinta pada barang ini. A...

Kandang sapi juga keren tau!

Image
Salah satu variasi antik, repro atau sejenisnya adalah tiang kandang sapi. Heh, bingung? Kalo antique lovers mah nggak akan heran. Barang yang satu ini memang unik. Kalau dibiarin teronggok begitu aja nggak ada bagus2nya, jelek malah. Tapi ada tangan2 kreatif yang menyulapnya jadi tiang lampu, dan banyak diekspor ke Eropa loh. Sekarang sih sudah nggak tren lagi. Tapi tetep buat kami berdua barang ini pantes untuk 'dimainin'. Dari www.krazymarket.com aku ambil gambar seonggok tiang kandang sapi yang belum dipoles. Kami hunting barang ini di Yogya, di salah satu langganan kami di jalan Parangtritis. Omg, di belakang toko antik itu si mas (yang menyebut selera kami seperti londo) sang pemilik ternyata bikin rumah dengan kusen2 dari tiang sapi ini. Busyet keren abis tauk! Sayangnya kami nggak enak ati mau motret. Akhirnya kami beli juga tiang sapi itu dan terdamparlah ia di ruang tamu kantor kami. Sengaja nggak kami buat sebagai tiang lampu, karena menurut kami 'lebih cantik...

Susahnya hunting timbangan

Image
Beeh susah banget cari yang satu ini. Barangnya jarang ada. Nyari ke pasar2 loak, juga nggak dapet. Sempet dapet di salah satu toko antik, eh ternyata koleksi pribadi yang punya. Dia keluarin semua tuh koleksi timbangan mungilnya. Omg!!!! Aku ngejerit liat mungil2nya koleksi timbangan itu. Tapi langsung manyun karena ybs nggak mau jual. Dirayu2 dia akhirnya mau jual tapi harus dibeli semua koleksinya...!!! Please deh!!! Aku cuma mau satu!! Disebutlah angka rupiah yang menakjubkan itu. Heh, sengebet apa pun aku nggak akan kukeluarin tuh duit. Aku masih butuh budget untuk beli blazer Zara & parfum Marc Jacob, bo! Sempet give up. Tapi akhirnya beberapa teman yang baik (hasil search di blog) nawarin barang sejenis. Eeeemmm, nggak sama persis seperti yang kuimpiin, tapi yang satu ini paling dekat. Alhamdulillah, akhirnya dapet juga. So cute. Aslinya timbangan ini tanpa batu wise words di atasnya ya. Itu hasil otak atik kami. Barang2 yang ada di kami harus punya arti dan beda dengan bara...

Lesung oh lesung

Image
Sudah pasti me & my husband are crazy about antiques. Dan salah satu obyek yang banyak di Indo adalah benda yang satu ini: lesung. Untuk yang nggak tau lesung itu apa, berikut aku kasih sedikit gambaran di bawah ini: Kebayang kan? Lesung adalah alat tradisional untuk menumbuk padi misahin dari gabah. Lesung banyak ditemukan di desa. Sampai sekarang lesung masih ada dan dipakai di desa-desa. Lesung untuk numbuk padi umumnya bentuknya besar seperti di atas. Foto di atas adalah lesung hasil hunting kami. Setelah sekian lama nyari dan nggak dapet yang sreg, mbak Ari Antik (salah satu "supplier" kami di Yogya) kasih penawaran lesung di atas. Lesung ini dari pohon nangka agak nggak awet ya, tapi panjang dan bentuknya seperti yang kami butuhin. So, lesung akhirnya melayang ke Jakarta. Ada beberapa perubahan yang kami buat di lesung tsb supaya sesuai dengan kebutuhan kami. Mau tau lesung itu kami jadikan apa? Lihat yuuuk... Yup betul! Lesungnya jadi meja. Awalnya mau kami buat m...

Awas: ada batik deket-deket sini aja!

Suka batik? Hmmm...akhir2 ini masyarakat Indonesia memang demam batik. Syukur Alhamdullilah. Nanya ya: tau nggak batik apa yang Anda pake? Batik Pekalongan? Batik Cirebon? Batik Solo? Atau jangan jangan Batik (produksi) China....... Emang ada ya batik (produksi) China? Aku sengaja kasih tanda kurung di kata produksi, karena China punya budaya yang kuat dan sudah ratusan tahun termasuk motif2 tekstilnya yang mirip batik. Bukan itu yang kumaksud. Kita baca yuk artikel di bawah ini. Sumber: http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/01/00055036/perajin.batik.cemas.batik.china PEKALONGAN, SELASA –Para perajin batik printing di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mencemaskan membanjirnya batik China di pasaran yang dijual dengan harga murah . Furqon, seorang perajin batik printing di Kabupaten Pekalongan, Selasa, mengatakan, membanjirnya batik China kini belum terlalu berpengaruh terhadap perajin batik printing karena permintaan barang menjelang Lebaran cukup tinggi. “Masuknya batik impor dari ...

Kepincut Batik Cirebon

Batik again. I'm crazy to this batik motive. Have no time to travel to Cirebon, so I use magical way to find it...internet! Klik, klik...abrakadabra! Ho..ho.. I found source to get batik cirebon. I trust them. Sometimes I just click their blog, but thanks God they have small shop at ITC Ambasador. Ho...ho...I have so many reasons to go there. Buy CD, buy clothes, massages at Ja Spa and now to buy batik! Thanks to http://batik-cherbon.blogspot.com / I will share their batik here, but again I need more time.

Batik Madura.....

Ceritanya singkat, tapi belum ada waktu nulis euy. Pengen ke Madura lagi.

Cari Kepiting Saus Padang? Ya di Bonex Bogor Lah!

Nggak tau gimana, kami tergila-gila sekali dengan makanan satu ini. Khususnya kepiting saus pada di tenda Seafood Bonex 69 di Bogor . Kami kenal seafood ini sejak sekitar awal 2000. Nyarinya nggak susah, ada di pinggir jalan besar, Jl. Sudirman. Kalau dari istana ke arah Bogor Permai. Lokasinya ada di halaman ruko setelah Bogor Permai (sekitar 2 blok dari Bogor Permai). Untuk yang dari Jakarta, setelah keluar tol Bogor, mentok di per3an Baranangsiang, ambil kanan (arah Kebun Raya). Setelah Kebun Raya, belok kiri (nyusurin pinggir kebun raya) sampe di lampu merah samping istana. Itu per3an, kalau kiri ke Hotel Salak, kalau lurus Jl. Sudirman. Ambil yang lurus ke Jl Sudirman. Di jalan itu setelah lampu merah atau setelah toko Bogor Permai (ini toko tua yang cukup dikenal di Bogor ada di kiri jalan) liat ke kiri, ada banyak tenda2 kalau sore-malam. Jangan keterusan. Tulisan bonex 69nya cukup jelas kok. Buka jam 17 an sampe abis, kadang sampe jam 00.00, tapi kadang jam 10 kepiting udah abi...

Gunung Kidul? Tuh!

Image
Ini bukan jalan di Flores yang gersang Ini hanyalah sebuah jalan di Gunung Kidul yang gersang dan puanaaas! (((((((((((((()))))))))))))) Ini bukan sebuah rumah di pedalaman desa-desa Eropa Ini cuma sebuah rumah di Gunung Kidul. Cantik juga. (((((((((((((()))))))))))))) Ini bukan pantai di Bali lho. Ini (hanya salah satu) pantai di Gunung Kidul! Ah segarnya..... (((((((((((((()))))))))))))) Yang ini juga bukan pantai Kuta. Ini juga pantai di Gunung Kidul? Ya iyalah! ((((((((((((()))))))))))))) Pantai Gunung Kidul sebening ini? Yup! (((((((((((((()))))))))))))) Pasir pantainya seputih ini? Betul Sekali! Jadi pengen berjemur kan? (((((((((((((()))))))))))))) Ini anakmu lagi berenang di pantai Gunung Kidul ya? Bukan lah! Lho, anakmu mana? Tuh.....! ???????????? Photos by Avanti Sukma

Pastel & Pizza ala Bogor

Image
Satu lagi cerita tentang jalan2 ke kota hujan alias kota angkot ini. (Sorry Bogor kami juluki kota angkot selain kota hujan, berhubung too many angkot there...:)....peace man..) Maunya istirahat, tapi nggak bisa, so kami cari tempat nyaman dan tenang untuk melarikan diri dari Jakarta/Bekasi. Sampailah pilihan kami di Novotel Bogor. Beeh ini tempat cocok untuk kami berdua bikin reportsssss (saking banyaknya report tuh) dan buat anak2 untuk belajar ngadepin UAS tgl 30 Nov (nekad bener, ortu lain kali ngurung anak2nya di rumah, kami malah bawa mereka melarikan diri...beruntung benar nasib Ava & Bima punya bonyok (bokap+nyokap) seperti kami). Maunya mengurung diri di hotel yang nan nyaman dan teduh itu, tapi apa daya, dasarnya kami memang nggak bisa diem. Ternyata nggak betah jga cuma kelonan, baca buku dan ngadepin laptop di hotel. Jadilah kami hunting makanan, tapi berhubung kami masih sadar bahwa anak2 harus belajar, so kami hunting yang deket2 Novotel deh. Tau sendiri Bogor macetny...

Just to remid me

JADI PENGANTIN YA?

Srintil pun menjadi pengantin. Eh, kamu jadi pengantin ya? Iya. Selamat jadi babu ya! Ha? Eh, kamu jadi pengantin ya? Iya. Selamat jadi detektif ya! Ha? Eh, kamu jadi pengantin ya? Iya. Selamat jadi pelacur ya! Ha? Eh, kamu jadi pengantin ya? Iya. Selamat dipenjara ya! Ha? Eh, kamu jadi pengantin ya? Iya. Selamat jadi paranoid ya! Ha? Eh, kamu jadi pengantin ya? Iya. Selamat jadi hmmmm.... jadi apa ya? Ha? (16 November 2009, 20.02)