Posts

Showing posts from 2009

UNTUMU

Anda orang Jawa? Kalo orang Jawa pasti tau arti "untumu". Yup, "untumu" artinya adalah "gigimu". Kata "untu" dalam bahasa Jawa berarti "gigi", sedangkan kata "mu" sama artinya dalam bahasa Indonesia yaitu kependekan dari "kamu". Sudah pernah ke Semarang? Apa yang dikenal dari Semarang? Ada lumpia Semarang, ada Lawang Sewu yang penuh hantu dan ada Tugu Muda sebagai salah satu icon Semarang. Kita jalan-jalan ke sana yuk! Suatu sore dibawah meredupnya matahari yang biasanya menyengat di kota Semarang, di sekitar bundaran Tugu Muda, seorang anak mahasiswa dengan asyiknya melenggang menerobos lampu merah. Pritttttt!!!!!! Suara peluit pak polisi pun menggema menerobos telingan sang mahasiswa. "Waduh, sial aku!", begitu desah si mahasiswa. Roda pun berderit menggesek aspal mengikuti tarikan rem sang motor. Plak! Tangan polisi pun dengan indahnya mendarat di kepala sang mahasiswa yang masih terbungkus helm. Polisi ...

Read it first for "Kuliner" label

Semua kuliner yang ditulis disini sudah pernah kami coba, bukan cuma nyuplik data dari blog lain. Untuk foto ada yang kami ambil dari blog atau web lain, karena belum tentu kami bisa motret waktu makan. Semua ulasan kami akhiri dengan penilain kami, yang tentunya sifatnya relatif ya. Orang lain boleh punya pendapat beda. Ini kan negara merdeka toh? Enjoy it and don't forget to try it!

Nggak direkomendasiin?

Ada sih resto atau tempat makan yang nggak kami rekomendasikan. But I think I must be careful to write about negative recommendation or a kind of its in this blog. He..he..I don't want to be the next Prita. So, I only write about recommended restaurants. Enjoy it.

Ke "Bale Raos"? Harus itu!

Image
Yogya, Never Ending Asia. I believe it. I lived at that city as a student for almost 5 years, I fall in love to that city. Then I fall in love to one handsome guy from Yogya (so what?). Hmmm, I still love that city until now. There are never ending stories about the magic of this city. I love Bali too, they have the same unique tradition, but Yogya is different. For me as a Javaness Yogya is better than Bali from the food and beverages aspect. Yogya coulinary is richer and more delicious than Bali. Talking about tradition and coulinary, I must share about this special resto, "Bale Raos". The tradition centre of Yogya is The Sultan Royal Palace (Kraton Yogya). We can't only find gamelan music or Javanesse traditional dance at Kraton Yogya, but we also can taste the colourfull taste of the Kraton Yogya foods. There is a restaurant named "Bale Raos" inside of the Kraton Yogya. The management used one of joglo (traditional Javaness house) as the resto. It's very...

Preambule for "Wisata" label

Semua tulisan di blog ini tentang wisata, jalan2 or what ever the name, kami tulis berdasarkan pengalaman langsung. Mungkin ada sedikit tulisan yang dicuplik untuk melengkapi tulisan2 ini, tapi so pasti kami tulis sumbernya. Ada sebagian yang kami tuliskan rekomendasi kami, berdasarkan penilaian pribadi, yang sudah pasti sifatnya relatif, karena kita bukan robot yang dicetak sama persis oleh Allah kan? Banyak yang mo ditulis, tapi tangan cuma 2, waktu cuma 24 jam @ hari, kerjaan numpuuuuk, ngurusin 2 teroris yang hyper active juga nggak ada abisnya. Di kepala sudah menari2 mo nulis Sabang, Tarakan, Madinah.....entah kapan.... For me writing this blog is not an obligation, it's a passion. So I don't like to be pushed to write. Enjoy aja lah.

Duta Garden yang memang garden.

Image
Hotel ini patut aku ulas. Murah dan cukup nyaman. Bisa jadi salah satu alternatif tempat tidur yang mau liburan ke Yogya. Terakhir kami menidurkan diri di hotel kecil inidi akhir 2009. Harga 400rb, kayaknya karena lagi high season. Not bad lah. Kecil tapi cukup nyaman, dan yang jelas hijauuuuu banget. Liat aja gambarnya: Hijau memang jadi andalan hotel ini. Tamunya cukup banyak turis asing, tapi tamu lokal pun cukup banyak. Panasnya udara Yogya, yang kadang ngalahin panasnya Semarang atau Jakarta (menurutku loh) seakan mak nyus ilang begitu masuk hotel mungil ini. Ditambah lagi memang ada kolam renang (yang juga mungil) nambah nuansa oase. Uh serasa deh. Lokasinya juga cukup strategis, di daerah sekitar Prawirotaman. Persisnya di Timuran MG.III/103 Yogyakarta 55153, Phone: +62 274 373482, +62 274 388378. Untuk webnya klik http://www.dutagardenhotel.com/ Lokasinya cukup tenang karena nggakdi pinggir jalan besar, agak masuk ke dalam (+/- 100 meter). Menguntungkan karena nggak kena ributn...

Bajing Lumpat di Tembi

Image
Ada bajing melompat? Ya iyalah, namanya juga bajing. Tau bajing kan? Emmm, tupai! So cute. Denger kata tupai konotasiku langsung melayang ke 2 ekor tupai di fim kartun Disney atau Alvin & the Chipmunks. So cute, kan? Ngebayangin nggak kalo tupainya dijadiin tongseng atau dioseng2? Heeek....! Kasian dong! Ih, kejem! Entah komentar apa lagi yang keluar. Tapi itu kenyataan yang bisa didapat di Tembi, sebuah desa di Bantul, Yogyakarta. Dan kenyataannya tongsengnya memang mak nyus..... Dulu rasanya Tembi cuma nama desa. Belakangan ISI (Institut Seni Indonesia) ada di Bantul, dekat Tembi, yang mau tidak mau membuat daerah sekitar ikut bergerak mengikuti geliat ISI. Ada Pasar Seni Gabusan dekat Tembi juga. Beberapa tempat sejenis resort muncul. Ada D'Omah dan mungkin ada yang lainnya lagi. Tapi di mata kami "Tembi House of Culture" / "Tembi Rumah Budaya" tampil beda. Ini salah satu icon budaya yang 'diletakkan' di Bantul. Ada bale rupa, bale karya, bale ina...

SUMPAH MATI, I HATE SMOKERS

Image
Kebal kebul Gombal gambul Amburadul Kepalamu gundul Shit! F you! Kick ur butt! I hate you! Asap mengepul Akal menumpul Setan merangkul Amarah mengumpul Asu! Jancuk! Monyet lu! Gampaaaaar! Sampai titik darah penghabisan kutahbiskan amarahku padamu rokok dan sang pengisap! (16 Desember 2009, 19.42, Park Lane Hotel)

So, do you love ur job?

Again. Sleeping at the office. Working late again. Until subuh. Again? Do you love ur job so much? Nope! But you sleep at the office! Yup! So, do you like ur job? Nope! But you sleep at the office! Yes! It doesn't mean you like ur job? Argggghhhhh!!! Shut up! I love my job! So what?! But I don't like to sleep at the office! I miss my bed! I like to work until morning! But I don't like they played Rhoma Irama at nights! Sucks! (Pancoran, 16 Desember 2009, 05.05)

My Living Dictionary

Wajah demi wajah berlalu Cerita demi cerita mendengung di telingaku Tawa demi tawa menderai di hadapanku Tangis demi tangis terisak di tatapanku Excited Haru Boring Ndomblong Hari ke hari Minggu ke minggu Bulan ke bulan Tahun ke tahun Wajah demi wajah berlalu Tatapan demi tatapan menusukku Decak demi decak mengagumkanku Desah demi desah memilukanku Interested Gile bener Exhausted Cape deh They are my living dictionary They will come every time They are my living dictionary They will teach me every time (16 Desember 2009, 18.15, Park Lane Hotel)

Jam dari talenan?

Image
Ini bukan karena aku kurang kerjaan, justru karena loading lagi gila, aku sering stres dan nyalurinnya lewat nyalurin kecenderungan 'flight of ideas-ku'. Biarin yang penting nggak schizopren. Boring. Jreng, jreng...begitu kata itu muncul di kepalaku, otakku langsung terbang ke hal lain. Apa ya yang bisa diotak-atik? Dinding ruang kerja yang cuma 3x3 itu kupelototin. Uh, udah penuh dengan lukisan, pin, pernak-pernik. Apa lagi ya yang bisa kubuat aneh gitu? Suara air mancur di kamar kerja (yang sengaja dikerasin supaya serasa ada di pinggir sungai) bikin ideku terus bergerak. Aha! Ternyata aku nggak punya jam dinding! Dasarnya aku nggak suka jam dinding, karena aku suka jam mungil pake per yang kudapet di Ace Hardware. Udah lama sebenarnya pengen bikin jam dinding dari kayu, cuma belum nemu aja tuh kayu. Kadang kalo lagi bengong di dalam mobil yang lagi jalan dan di pinggir jalan ada bapak2 yang lagi nebang pohon, mataku suka jelalatan ngeliatin kayu2 yang berserakan. Hmmm ada ng...

MIMPIKAH?

Mengapa jalan itu harus bercabang Ego mimpikan jalan tak mendua Kutersentak mengingat mimpiku Mimpi akan cumbumu yang hilang Mimpi akan birahimu yang lenyap Mimpi? Yah, memang semua itu mimpi bagiku Kumerintih mengingat mimpimu Mimpi akan belaianku yang fana Mimpi akan birahiku yang pergi Mimpi? Yah, memang semua itu mimpi bagimu Jalan bercabang Ku berbelok tak menentu Kau berbelok merimba Tajam berbatu mendarah-darah Tusukan duri yang memerih Jurang terrtawa menganga di depan dua jalan itu Mengapa kita terbius? Mengapa kita terlena? Mimpikah itu? Mampukah kita membelokkan jalan itu kembali? Peluh terbayang mengucur Emosi terbayang terkuras Waktu terbayang tak ada habisnya Ah, tapi kuingin jalan itu kembali menyatu Mimpikah aku, sayang? (8 Juli 2007)

MENATAP KE BELAKANG

Jangan! Kataku, jangan! Tapi magnet itu begitu kuat Aku pun terpana Menatap ke belakang Gelap Perih Pilu Marah Masa yang kelam Makanya, jangan! Aku merintih Menatap ke belakang Begitu banyak waktu terbuang Begitu banyak cinta hilang Begitu banyak birahi membara Begitu banyak setan bergentayangan Jangan! Itu teriakku Tapi semua membisu Tak ada yang mendengarku Aku berlari Terjatuh Jurang begitu dalam Gelaaaaapppp Mengapa? Perih Perih Perih Limbung Tak tentu arah Kemana aku akan pergi? Bisakah? (8 Juli 2007)

RAMA SHINTA, I WILL KICK YOUR BUTT

Peluh memenuhi sekujur tubuh wanita itu, seorang Ibu yang sedang berjuang melahirkan bayinya. Rasa sakit yang amat sangat menyiksa sekujur tubuhnya. Beban berat yang dibawanya sejak 9 bulan terakhir benar-benar merupakan siksaan baginya. Sekarang tiba saatnya mengeluarkan sang jabang bayi yang indekos gratis diperutnya! “Oek, oek..!” tangis bayi itu pun meluruhkan semua tenaga yang sudah dipompanya dalam waktu 30 menit terakhir. Alhamdulilah. Ups. Sang ibu terkesima di antara pandangannya yang masih abu-abu karena kehabisan tenaga. Lah, kok pantatnya besar sekali. Masya Allah, bayi itu tidak pantas disebut jabang bayi yang mungil, kata suster beratnya 4 kg! Pantat semok sang bayi yang sedang dipegang oleh suster menari-nari di depan mata sang Ibu. “Aku salah lihat apa ya?” sang ibu berkata dalam hati sambil mengistirahatkan badannya yang lemah kehabisan tenaga. Dikedipkannya matanya berulang kali, sesaat tampak 2 orang suster itu sedang bercanda dengan bayinya. “Emang bayi baru lahir s...

Semoga Betul Itu Limbah Kayu

Image
Sering bingung cari suvenir? Kami juga tuh. Banyak sih yang nawarin suvenir, keren, bagus, cakep. Tapi mahalnya bo. Selain itu suvenir yang ada di Jakarta umumnya pasaran, maksudnya banyak yang punya gitu. Buat kami yang berkecimpung di dunia yang khas (note: khas buat kami, nggak tau buat orang lain) rasanya akan lebih tepat kalo suvenirnya ngegambarin sesuatu yang related ke dunia kami. Dunia gaib? Bukan! Belum lagi kami suka yang unik, rasanya nggak mungkin kami mau cari suvenir yang pasaran gitu. Akhirnya hunting-lah kami, blasak blusuk nggak karuan nyari yang unik. Banyak pilihan untuk mengambil tema kreativitas, teamwork, achievement dllllllllll. Tahun lalu (2008) akhirnya setelah hunting kesana kemari, ndomblong nyari ide, akhirnya mata kami nyangkut di sebuah showroom antik & furniture di Yogya punya pak Is namanya "Kresna" Ji Jl. Imogiri Barat (note: Jalan ini memang salah satu pusatnya antik di Ngayogyakarto). Kami sebelumnya sudah beberapa kali dapet furniture ...

Ke "Rumah Nenek" Yuk!

Image
Kami memang punya nenek di Bandung, tapi beliau sudah kembali ke rumah Allah beberapa bulan lalu. Bukan itu yang mau kami share di sini. "Rumah Nenek" yang kami maksud adalah salah satu tempat makan favorit kami di Bandung. Lokasi resto ini di jalan Jl. Taman Cibeunying Selatan No. 47 Bandung deket dengan kompleks tenda Cilaki, belakang Gedung Sate. Dari http://rancupid.blogspot.com/2009 dan http://bandung.detik.com/read/2008 kami ambil tampak depan resto ini: Masih dari sumber yang sama ada cerita begini: resto kafe ini dibangun sekitar tahun 1920-an sebagai rumah dinas Bupati Banjarnegara RAA Poerbonegoro Soemitro Kolopaking. Tidak heran, bentuk bangunan serta interior meninggalkan kesan antik. Mengingat tempat tersebut merupakan rumah kediaman sebuah keluarga, nuansa kehangatan keluarga terasa begitu kental. Bentuk rumah tersebut tidak pernah diubah dari bentuk awalnya. Kehangatan inilah yang menemani pengunjungnya selama bersantap di Roemah Nenek. Santapan yang ditawark...

Gadjah Wong Resto, Yogya

Image
Jujur, maunya nggak nulis tentang resto ini, karena kelasnya terbatas. Ho..ho..because it's expensive. But the foods are so delicious, so I can't hold myself to write about this resto. Memang gadjah benar, maksudnya gadjah budgetnya, tapi setimpal dengan kemanjaan yang didapat lidah dan perut kita. Kami adalah food lovers, nggak peduli dimana pun tempatnya. Gudeg Tugu hayu, Resto Gadjah Wong hayuuuuu juga. Interior dan landscape resto ini cantik dan cozy. Memanfaatkan tanah dan kontur di samping sungai Gadjah Wong, resto ini mampu disulap desainernya dengan cantik. Sentuhan Jawa sangat terasa, tapi di beberapa sudut sentuhan Barat bercampur dengn cukup harmonis (Sok desainer banget deh tulisan ini....). Yang jelas desainnya cukup memanjakan para bule yang banyak makan ke resto ini, tapi juga cukup nyaman untuk 'tamu lokal' baik dari Yogya maupun Jakarta (berhubung kebanyakan plat nomor mobilnya B, jadi tamu Jakarta perlu digarisbawahin nih). foto diambil dari ht...

Otak-atik batik

Cinta banget sama batik, tapi bosen liat modelnya yang itu2 juga. Kepalaku mulai iseng nyari2 model. Ah, dasarnya pengen escape dari rutinitas kerjaan nih. Kayaknya memang seharusnya dulu aku ambil ISI deh, bukan UGM.....hiks, nasi udah jadi bubur. Tapi kata my giant boy, buburnya bisa dikasih ayam, cakwe, sambel, jadi enak kan. Wah betul tuh! Anaknya yang ndut tapi cakep itu memang cerdik. sorry sisanya under construction

Alat bajak sawah yang inspiratif

Image
Orang Jawa nyebutnya luku. Orang Sunda bilang apa ya? Ini kebiasaan jelekku, selalu nerjemahin kata kedua bahasa itu. Ya begini ini kalau bingung punya 2 pilihan: lebih suka jadi orang Jawa atau Sunda? Ah, bodo amat, yang penting Indonesia lah! Barang yang mau dibahas ini aslinya adalah bagian dari alat bajak sawah tradisional petani kita, seperti yang kami ambil dari http://pojokbangbens.blogspot.com: Masih susah ngebayanginnya? Di bawah ini kami tampilkan potongan gambaran luku yang kami ambil dari http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/ 2/2d/Bajak_Sawah.jpg Di tangan orang-orang kreatif (lagi lagi) di Yogya, kita akan banyak menemukan luku yang sudah dikreasi menjadi barang2 multi guna. Ada yang jadi tiang lampu, ada yang cuma jadi hiasan, dll. Di Kasongan kita bisa menemukan beberapa toko yang memajang barang2 ini. Salah satu kreasi bisa kita lihat di http://wb4.itrademarket.com/.../965616_bajaksawah.jpg sbb: Kami termasuk salah satu orang yang jatuh cinta pada barang ini. A...

Kandang sapi juga keren tau!

Image
Salah satu variasi antik, repro atau sejenisnya adalah tiang kandang sapi. Heh, bingung? Kalo antique lovers mah nggak akan heran. Barang yang satu ini memang unik. Kalau dibiarin teronggok begitu aja nggak ada bagus2nya, jelek malah. Tapi ada tangan2 kreatif yang menyulapnya jadi tiang lampu, dan banyak diekspor ke Eropa loh. Sekarang sih sudah nggak tren lagi. Tapi tetep buat kami berdua barang ini pantes untuk 'dimainin'. Dari www.krazymarket.com aku ambil gambar seonggok tiang kandang sapi yang belum dipoles. Kami hunting barang ini di Yogya, di salah satu langganan kami di jalan Parangtritis. Omg, di belakang toko antik itu si mas (yang menyebut selera kami seperti londo) sang pemilik ternyata bikin rumah dengan kusen2 dari tiang sapi ini. Busyet keren abis tauk! Sayangnya kami nggak enak ati mau motret. Akhirnya kami beli juga tiang sapi itu dan terdamparlah ia di ruang tamu kantor kami. Sengaja nggak kami buat sebagai tiang lampu, karena menurut kami 'lebih cantik...

Susahnya hunting timbangan

Image
Beeh susah banget cari yang satu ini. Barangnya jarang ada. Nyari ke pasar2 loak, juga nggak dapet. Sempet dapet di salah satu toko antik, eh ternyata koleksi pribadi yang punya. Dia keluarin semua tuh koleksi timbangan mungilnya. Omg!!!! Aku ngejerit liat mungil2nya koleksi timbangan itu. Tapi langsung manyun karena ybs nggak mau jual. Dirayu2 dia akhirnya mau jual tapi harus dibeli semua koleksinya...!!! Please deh!!! Aku cuma mau satu!! Disebutlah angka rupiah yang menakjubkan itu. Heh, sengebet apa pun aku nggak akan kukeluarin tuh duit. Aku masih butuh budget untuk beli blazer Zara & parfum Marc Jacob, bo! Sempet give up. Tapi akhirnya beberapa teman yang baik (hasil search di blog) nawarin barang sejenis. Eeeemmm, nggak sama persis seperti yang kuimpiin, tapi yang satu ini paling dekat. Alhamdulillah, akhirnya dapet juga. So cute. Aslinya timbangan ini tanpa batu wise words di atasnya ya. Itu hasil otak atik kami. Barang2 yang ada di kami harus punya arti dan beda dengan bara...

Lesung oh lesung

Image
Sudah pasti me & my husband are crazy about antiques. Dan salah satu obyek yang banyak di Indo adalah benda yang satu ini: lesung. Untuk yang nggak tau lesung itu apa, berikut aku kasih sedikit gambaran di bawah ini: Kebayang kan? Lesung adalah alat tradisional untuk menumbuk padi misahin dari gabah. Lesung banyak ditemukan di desa. Sampai sekarang lesung masih ada dan dipakai di desa-desa. Lesung untuk numbuk padi umumnya bentuknya besar seperti di atas. Foto di atas adalah lesung hasil hunting kami. Setelah sekian lama nyari dan nggak dapet yang sreg, mbak Ari Antik (salah satu "supplier" kami di Yogya) kasih penawaran lesung di atas. Lesung ini dari pohon nangka agak nggak awet ya, tapi panjang dan bentuknya seperti yang kami butuhin. So, lesung akhirnya melayang ke Jakarta. Ada beberapa perubahan yang kami buat di lesung tsb supaya sesuai dengan kebutuhan kami. Mau tau lesung itu kami jadikan apa? Lihat yuuuk... Yup betul! Lesungnya jadi meja. Awalnya mau kami buat m...

Awas: ada batik deket-deket sini aja!

Suka batik? Hmmm...akhir2 ini masyarakat Indonesia memang demam batik. Syukur Alhamdullilah. Nanya ya: tau nggak batik apa yang Anda pake? Batik Pekalongan? Batik Cirebon? Batik Solo? Atau jangan jangan Batik (produksi) China....... Emang ada ya batik (produksi) China? Aku sengaja kasih tanda kurung di kata produksi, karena China punya budaya yang kuat dan sudah ratusan tahun termasuk motif2 tekstilnya yang mirip batik. Bukan itu yang kumaksud. Kita baca yuk artikel di bawah ini. Sumber: http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/01/00055036/perajin.batik.cemas.batik.china PEKALONGAN, SELASA –Para perajin batik printing di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mencemaskan membanjirnya batik China di pasaran yang dijual dengan harga murah . Furqon, seorang perajin batik printing di Kabupaten Pekalongan, Selasa, mengatakan, membanjirnya batik China kini belum terlalu berpengaruh terhadap perajin batik printing karena permintaan barang menjelang Lebaran cukup tinggi. “Masuknya batik impor dari ...

Kepincut Batik Cirebon

Batik again. I'm crazy to this batik motive. Have no time to travel to Cirebon, so I use magical way to find it...internet! Klik, klik...abrakadabra! Ho..ho.. I found source to get batik cirebon. I trust them. Sometimes I just click their blog, but thanks God they have small shop at ITC Ambasador. Ho...ho...I have so many reasons to go there. Buy CD, buy clothes, massages at Ja Spa and now to buy batik! Thanks to http://batik-cherbon.blogspot.com / I will share their batik here, but again I need more time.

Batik Madura.....

Ceritanya singkat, tapi belum ada waktu nulis euy. Pengen ke Madura lagi.

Cari Kepiting Saus Padang? Ya di Bonex Bogor Lah!

Nggak tau gimana, kami tergila-gila sekali dengan makanan satu ini. Khususnya kepiting saus pada di tenda Seafood Bonex 69 di Bogor . Kami kenal seafood ini sejak sekitar awal 2000. Nyarinya nggak susah, ada di pinggir jalan besar, Jl. Sudirman. Kalau dari istana ke arah Bogor Permai. Lokasinya ada di halaman ruko setelah Bogor Permai (sekitar 2 blok dari Bogor Permai). Untuk yang dari Jakarta, setelah keluar tol Bogor, mentok di per3an Baranangsiang, ambil kanan (arah Kebun Raya). Setelah Kebun Raya, belok kiri (nyusurin pinggir kebun raya) sampe di lampu merah samping istana. Itu per3an, kalau kiri ke Hotel Salak, kalau lurus Jl. Sudirman. Ambil yang lurus ke Jl Sudirman. Di jalan itu setelah lampu merah atau setelah toko Bogor Permai (ini toko tua yang cukup dikenal di Bogor ada di kiri jalan) liat ke kiri, ada banyak tenda2 kalau sore-malam. Jangan keterusan. Tulisan bonex 69nya cukup jelas kok. Buka jam 17 an sampe abis, kadang sampe jam 00.00, tapi kadang jam 10 kepiting udah abi...

Gunung Kidul? Tuh!

Image
Ini bukan jalan di Flores yang gersang Ini hanyalah sebuah jalan di Gunung Kidul yang gersang dan puanaaas! (((((((((((((()))))))))))))) Ini bukan sebuah rumah di pedalaman desa-desa Eropa Ini cuma sebuah rumah di Gunung Kidul. Cantik juga. (((((((((((((()))))))))))))) Ini bukan pantai di Bali lho. Ini (hanya salah satu) pantai di Gunung Kidul! Ah segarnya..... (((((((((((((()))))))))))))) Yang ini juga bukan pantai Kuta. Ini juga pantai di Gunung Kidul? Ya iyalah! ((((((((((((()))))))))))))) Pantai Gunung Kidul sebening ini? Yup! (((((((((((((()))))))))))))) Pasir pantainya seputih ini? Betul Sekali! Jadi pengen berjemur kan? (((((((((((((()))))))))))))) Ini anakmu lagi berenang di pantai Gunung Kidul ya? Bukan lah! Lho, anakmu mana? Tuh.....! ???????????? Photos by Avanti Sukma